simak berikut ini bagaimana cara mengobati gastroschisis

Gunawan

“dilansir dari laman Alodokter” ada beberapa Penyebab gastroschisis yang masih belum diketahui. Namun pada beberapa kasus, bayi dengan masalah gastroschisis dapat dilihat dari sebuah perubahan pada gen atau kromosom yang dialami. Selain itu, ada beberapa faktor yang diduga bisa mempengaruhi gastroschisis adalah, di antaranya:

  • Kehamilan saat usia remaja.
  • Makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu hamil.
  • Merokokdan konsumsi alkohol.
  • Pengaruh lingkungan di sekitar ibu hamil.
  • Penggunaan obat-obatan selama masa kehamilan.

Untuk mengobati gastroschisis ternyata bisa didiagnosis setelah bayi lahir dengan melihat usus yang ke luar, maupun saat bayi masih di dalam kandungan. Pada bayi yang masih dalam kandungan tersebut, gastroschisis bisa dideteksi dengan USG pada trimester kedua atau ketiga masa kehamilan. Jika bayi dipastikan mengalami gastroschisis, dokter kandungan akan menyarankan beberapa tindakan ekokardiografi untuk mendeteksi apakah ada kelainan terhadap jantung bayi. Suhu tubuh bayi dengan gastroschisis harus selalu dipantau, sebab organ tubuh yang berada di luar perut membuat panas tubuh banyak ke luar. Tindakan lain seperti pemberian nutrisi melalui infus, dan pemberian antibiotik untuk mencegah infeksi juga kadang dibutuhkan. Jika bayi yang dikandung sudah terdeteksi menderita gastroschisis, pemantauan khusus harus dilakukan pada ibu hamil, agar bayi bisa lahir sehat. Dokter akan merencanakan proses persalinan yang aman dan mempersiapkan penanganan gastroschisis yang akan dilakukan setelah bayi lahir. Pada bayi dengan kondisi lubang yang besar dan sebagian besar organ keluar dari perut, operasi biasanya dilakukan lebih dari satu kali. Organ yang keluar dari perut akan dilapisi dengan bahan khusus, dan secara bertahap dimasukkan kembali ke dalam perut. Kemudian dokter akan menutup lubang dengan jahitan. Tindakan yang umumnya dilakukan dokter untuk mengobati gastroschisis adalah operasi. Jika ukuran lubang kecil, dan hanya sebagian kecil organ yang keluar dari perut, operasi akan dilakukan segera setelah bayi lahir. Dokter akan memasukkan usus ke dalam perut dan menutup lubang dengan jahitan. “dilansir dari laman Hellosehat” Berikut merupakan beberapa cara mengobati gastroschisis yang dapat kita lakukan untuk mengatasi penyakit tersebut:

  • Perbaikan bertahap
READ  Gejala, Faktor Risiko, dan Cara Mengatasi Dislokasi

Perbaikan primer tidak mungkin dilakukan jika usus di luar tubuh bayi terlalu besar, usus terlalu bengkak, dan perut bayi tidak bisa menampung usus secara keseluruhan. Dalam kasus tersebut, beberapa operasi mungkin dilakukan untuk meletakkan usus dan organ lainnya kembali ke dapat perut. Langkah ini bisa memakan waktu hingga beberapa hari atau dua minggu, Dengan perbaikan bertahap, kantong plastik yang disebut  diletakkan di sekitar usus dan diikat ke perut. Setiap hari, kantong plastik itu akan mengencang dan usus didorong ke dalam tubuh dengan lembut. Ketika usus berhasil diletakkan di dalam perut bayi, kantong plastik disingkirkan dan perut ditutup kembali. Beberapa bayi mungkin butuh alat bantu pernapasan, beberapa hari setelah operasi.

  • Perbaikan primer
READ  Beragam Penyebab Dislokasi Bahu yang Wajib Diwaspadai

Begitu bayi sudah lahir, beberapa operasi diperlukan untuk menangani usus yang menjulur. Apabila gastroschisis kecil, dokter dapat melakukan operasi satu kali untuk mengembalikan usus ke dalam perut bayi dan menutup lubang. Namun, jika gastroschisis terlalu besar, operasi dilakukan dalam beberapa bertahap. Setelah mengembalikan usus ke dalam perut dan menutup lubang, bayi perlu dilindungi dari infeksi dengan infus dan antibiotik, juga dilengkapi dengan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Gastroschisis sering muncul pada kelahiran bayi, tapi dapat didiagnosis lebih awal. Selama kehamilan, dokter akan melakukan prenatal ultrasound scanning untuk memeriksa gastroschisis. Hal ini juga membantu ibu dan dokter mendiskusikan dan merencanakan waktu dan tempat yang tepat untuk melahirkan. Kebanyakan bayi dengan penyakit gastroschisis lahir prematur, seringnya pada usia kandungan 35 minggu. Sebagian besar diinduksi pada minggu ke-37 karena ada peningkatan risiko setelah waktu ini.

READ  Yuk, sehat bersama dengan cara mengatur pola makan yang baik