Yuk, sehat bersama dengan cara mengatur pola makan yang baik

Gunawan

“dilansir dari laman Alodokter” Pola makan yang baik adalah pola makan yang sesuai dengan ajuran Ahli gizi. Ahli gizi disini  berperan penting dalam meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit pada individu dan masyarakat. Ahli gizi adalah seorang pakar yang mengajarkan dan memberi tahu masyarakat tentang gizi dan pola makan yang sehat.  Seorang ahli gizi bertugas untuk memastikan kondisi kesehatan Anda prima dengan menyarankan pola makan yang sehat dan bergizi. Jika ingin hidup sehat, kita bisa mencoba menerapkan pola makan sehat yang dianjurkan oleh ahli gizi berikut ini.

  • Pilih karbohidrat kompleks

Selain protein dan lemak sehat, unsur gizi anjuran ahli gizi yang perlu Anda konsumsi adalah karbohidrat kompleks. Ada dua jenis karbohidrat, yakni karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Dari keduanya, yang disarankan untuk dikonsumsi adalah karbohidrat komplek. Seperti halnya protein, karbohidrat kompleks merupakan sumber energi untuk tubuh. Dalam karbohidrat kompleks juga terkandung vitamin, mineral dan serat.

  • Menambah asupan protein

Pola makan yang dianjurkan oleh ahli gizi yang pertama adalah menambah asupan protein. Protein berperan sebagai salah satu pondasi utama tubuh untuk membentuk otot, kulit, hormon, dan hampir semua sel dan jaringan pada sistem organ tubuh. Selain itu, sumber makanan berprotein tinggi juga bermanfaat dalam menurunkan berat badan.

  • Konsumsi lemak baik
READ  Beragam Penyebab Dislokasi Bahu yang Wajib Diwaspadai

Pola makan sehat kedua yang dianjurkan oleh ahli gizi adalah mengonsumsi lemak sehat. Ada dua jenis lemak yang baik untuk tubuh yaitu lemak yang disebut lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda seperti asam lemak omega-3. Menurut penelitian, kedua jenis lemak ini dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) darah dan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

  • Makanan yang perlu dihindari

Beberapa ahli gizi menyarankan untuk tidak terlalu banyak dan terlalu sering mengonsumsi daging olahan seperti hot dog, daging asap, sosis; kopi yang dicampur gula; margarin; kue atau camilan kemasan, makanan kaleng; atau sereal yang ditambah gula. Mengapa? Karena makanan tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kanker, kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), diabetes, dan penyakit ginjal. Berbagai makanan cepat saji juga merupakan makanan yang perlu dibatasi. Batasi minuman dengan pemanis, sebagai gantinya, Anda bisa minum susu atau jus buah segar. Batasi asupan makanan yang asin atau banyak mengandung garam.

  • Menambahkan yoghurt saat mengonsumsi buah
READ  Dislokasi adalah Masalah Serius? Inilah Info Lengkapnya

Yoghurt mengandung protein hewani, kalsium, kalium, zinc, vitamin B2, B12, dan magnesium. Si asam ini juga kaya akan bakteri baik (probiotik) yang diduga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menyehatkan pencernaan. Yoghurt diduga mampu mengatasi diare pada anak-anak, dan memperlancar percernaan. Hindari yoghurt yang mengandung pemanis tinggi dan pilihlah yoghurt yang kaya kandungan vitamin D-nya.

  • Jangan lupakan pentingnya serat

Serat merupakan salah satu unsur gizi penting yang dianjurkan oleh ahli gizi. Serat sangat baik untuk memelihara kesehatan pencernaan terutama usus Anda. Beberapa jenis serat juga dapat mendukung program penurunan berat badan, menurunkan gula darah, dan memerangi konstipasi.

Sering kali kita alami mengira bahwa diet terbaik itu hanya makan sekali saja dalam sehari. Nyatanya, semua itu tidak perlu sampai menahan lapar atau puasa seharian ketika menurunkan berat badan. Bukannya tambah kurus, malah akan menyebabkan hipetensi (tekanan darah tinggi) dan gangguan sistem imun. Jadi, sebaiknya tetaplah makan seperti biasa dengan jadwal pola makan sehat berikut ini.

  • Makan siang

Menurut para peneliti dalam The American Journal of Clinical Nutrition, makan siang lebih cepat terbukti efektif dalam menurunkan berat badan dibandingkan dengan makan siang yang sudah kesorean.

  • Camilan siang
READ  Penyebab Dislokasi, Gejala, Komplikasi, dan Pengobatannya

Seperti halnya camilan pagi Anda, ngemil di siang atau sore hari juga bisa membantu mengganjal perut supaya nantinya tidak makan kebanyakan. Kuncinya adalah ngemil di jam yang tepat, yaitu 2-4 jam setelah makan siang, serta memilih camilan yang sehat seperti buah-buahan atau kacang.

  • Sarapan

Sebuah penelitian pada 2015 dalam jurnal internasional Obesity menguak bahwa mengonsumsi sarapan tinggi protein pada pukul 6 sampai 9.45 pagi paling ampuh mencegah penumpukan lemak dan munculnya rasa lapar palsu seharian.

  • Camilan pagi

Ngemil di pagi hari memang tidak wajib. Namun, kalau Anda terbiasa makan sangat pagi tapi jam makan siangnya masih lama, camilan sehat bisa jadi solusinya. Untuk memastikan camilan Anda tak akan jadi lemak yang menumpuk begitu saja, pastikan Anda ngemil 2-4 jam setelah sarapan

  • Makan malam

Usahakan untuk makan pukul 5 sore hingga paling malam pukul 7. Jam makan ini dianggap paling tepat supaya ketika Anda mau tidur, tubuh sudah selesai mencerna makanan dengan sempurna.[1]

 

 

Sumber referensi : Doktersehat.com

Hellosehat.com